Memasak di Rumah Lebih Murah – Hari 15

Dimulai dengan minum air putih, saya lanjutkan dengan aktivitas olahraga, kali ini saya hanya berolahraga lari sejauh 2 km saja, ditambah dengan jalan kaki..kira-kira setengah jam lebih saya berolahraga. Pulang berolahraga paling enak bawa belanjaan untuk menu makan hari itu.

Setelah berolahraga saya sarapan bubur kacang hijau dengan campuran sedikit ketan hitam. Berhubung saya sedang menyelenggarakan event, jadi waktu untuk memasak tidak memungkinkan di pagi hari.

Setelah selesai event, ketika pulang ke rumah, saya memasak dahulu. Sebenarnya akan lebih mudah ketika saya membeli makanan di luar tapi jarang sekali saya menemukan masakan luaran yang menerapkan hidup sehat. Mau tidak mau harus memasak di rumah, lagipula kalau dihitung-hitung jauh lebih murah makan masakan rumah ketimbang beli di luar.

Siang ini, sekalipun terlambat jam makan siangnya, saya makan masakan yang saya buat dengan pengucapan syukur, ada nasi merah, ikan tenggiri, dan tumis sayur kangkung. 

Menjelang sore, suami saya membawakan snack, pia kacang hijau..saya tak kuasa menolah, jadi saya makan dua😂.

Untuk makan malam, saya hanya mengganti menu sayur, saya masak mendadak sayur pakcoy yang direbus dengan tahu putih.

Hari sudah larut dan saya lupa makan buah hari ini. Mungkin karena terlalu sibuk, jadi sempat tidak teratur makannya, sebenarnya harus diperhatikan dengan baik jam makannya, usahakan sama waktunya setiap harinya.

Untuk buah kali ini saya mengonsumsi buah strawberry, langsung makan buahnya tanpa di jus dan rasanya enak banget, tidak asam cenderung manis.

Ok, jadi saya sarankan untuk masak di rumah, selain lebih murah ketimbang makan di luar, pastinya terjamin kesehatannya.

~Salam Sehat~

Puasa – Hari 14

Yes, hari keempat belas. Hari ini saya niatkan untuk puasa. Puasa sangat baik dan bermanfaat, bukan hanya untuk spiritualitas tapi juga untuk kesehatan tubuh. Dengan berpuasa ada yang namanya detoksifikasi dari segala racun-racun yang ada di dalam tubuh.

Setelah selesai dengan puasa, saya minum air putih dan setelahnya makan menu seperti di bawah ini.

Malam sekitar jam 8, saya makan kembali dengan menu yang sama, hanya porsi lebih sedikit.

Nah, hari ini segini dulu ceritanya😊.

~ Salam Sehat ~

Cara Minum Air Putih – Hari 13

Hari Minggu biasanya enaknya makan makanan di luar apalagi kegiatan banyak di luar, cuman berhubung susah banget nemuin menu yang cocok jadi saya menyiapkan makanan dari rumah.

Dimulai dengan meminum air putih, saya lanjutkan dengan berolahraga lari sejauh 3 km dan jalan kaki sedikit. Setelah itu, lanjut dengan mengonsumsi jus tomat dan pepaya.

Sebelum makan siang, saya mengonsumsi kacang rebus yang jadi bekal buat saya dan selang sejam baru makan siang. Nah, ini bekal makan siang saya dan suami.

Menu makan siangnya nasi merah, udang digoreng dengan sedikit minyak, tahu kukus yang keduanya dicampur dengan bumbu rujak, dan sayur salada mentah yang dicampur dengan olive oil, sedikit perasan jeruk, dan sedikit garam. Saya membiasakan ada jeda antara makan dan meminum air. Biasanya saya akan minum air putih sebelum makan, disarankan sejam sebelum makan utama. Sebisa mungkin setelah makan jangan langsung minum, tapi kalau keselek yah minumlah..kira-kira setengah jam setelah makan.

Snack sore saya konsumsi kembali kacang rebus. Untuk makan malam, cukup malam kami makan, kira-kira jam 8. Kami makan di rumah Abang dan Kakak kami dengan menu nasi putih, arsik (ikan mas khas makanan Batak) dengan sedikit sayur kacang panjang..enak banget. Setelah makan, saya hanya minum sedikit karena tenggorokan seret, tapi selang berapa lama baru saya minum air putih satu gelas. Seharusnya menjelang tidur tidak perlu minum lagi, tapi berhubung makan malamnya telat yah mau digimanain lagi.

Jadi biasakan minum air putih sejam sebelum makan, dan setelah makan kira-kira setengah jam.

~Salam sehat~

Makan Sayur Mentah – Hari 12

Berhubung ini hari Sabtu, jadi hari ini cukup tidak terlalu ketat menu harian saya. Sekalipun tetap saya tidak mau kebablasan dalam mengonsumsi sesuatu.

Baiklah saya ceritakan perjalanan makan saya hari ini.

Dimulai dengan minum air putih hangat seperti biasa di pagi hari. Selang sejam, suami saya membuatkan jus tomat dan nanas, enak banget👍😊. Selang setengah jam kemudian, saya mulai memasak dan suami ikut nimbrung. 

Untuk sarapan, saya makan ikan tenggiri (saya ungkep dengan sedikit air, kemudian setelah hampir matang beri garam sedikit, lalu saya goreng dengan sedikit minyak saja di atas wajan anti lengket), nasi putih (karena sisa nasi putih masih banyak) dan sayur mentah, saya pilih sayur salada.

Menurut buku yang saya baca, sayur mentah bagus untuk kita konsumsi karena kandungan nutrisinya masih utuh. Kalau sayur sudah kena panas, kandungan nutrisinya akan berkurang, makanya kalau kita masak sayur jangan kematangan, sebisa mungkin masak sayur itu sebentar saja supaya kandungan nutrisinya tidak hilang.

Kemudian makan siang menunya sama, hanya sayurnya berganti jadi tumisan pakcoy.

Menjelang sore, saya dan suami memilih makan di luar, kami memesan steak tenderloin, satu porsi bagi dua😁 dengan menu pendampingnya kami pilih salad sayur (campuran kol mentah, tomat dan mayonaise) bukan kentang goreng. Ditambah menu tambahannya, kami memesan puff pastry. 

Menjelang malam rasanya tubuh saya kayak lemes gitu, menurut saya kemungkinan karena saya kekurangan gula dan atau garam. Memang, terakhir saya sedang mengurangi gula, jadi gula yang saya konsumsi adalah gula alami, kebanyakan dari buah-buahan. 

Berhubung saya masih melanjutkan kegiatan di luar rumah, saya coba cari-cari makanan manis yang bisa menghilangkan lemas saya, kepikir pengen cheese cake, burger, bahkan bakso..dua makanan terakhir mah gak nyambung sehubungan dengan makanan manis, cuman pengen aja.😁

Pas lagi jalan-jalan di supermarket, ketemu ubi bakar cilembu…tadaa, ini cocok banget, dan betul setelah saya makan 1 ubi rasa lemesnya hilang, ubi yang manis bisa membangkitkan tubuh lagi😉.

Jadi hari ini makanan yang cukup loss adalah puff pastry, makanan yang terbuat dari tepung proses. Hanya, menurut pendapat saya, asalkan tidak sering, konsumsi dengan intensitas yang jarang sekali dan tidak berlebih masih oke untuk saya. 

~Salam sehat~

Memanfaatkan Sisa Makanan Kemarin – Hari 11

Hari ini sarapan dimulai dengan minum jus tomat (1 buah) dan jambu batu merah (1 buah), selang setengah jam saya makan sisa nasi merah yang saya goreng dengan telur dan ikan goreng kemarin, kukusan sayur buncis, pakcoy dan tahu kukus. Tipsnya nasi yang tidak habis kemarinnya, bisa dimasukkan ke kulkas, dan lauk pauk sisa bisa kita manfaatkan untuk dicampur seperti nasi goreng yang saya buat, dan rasanya yummy.

Di selang minum jus dan makan nasi, saya melakukan aktivitas olahraga, bersepeda setengah jam-an dan sedikit melakukan pose yoga.

Berhubung saya sedang ada di luar rumah, saya makan di tempat makan dengan menu yang menurut saya mendukung project eating clean saya, yakni nasi merah, telur balado (direbus tanpa digoreng lagi), dan sayur daun pepaya.

Sesampainya saya di rumah, saya mengonsumsi jeruk, 1 buah saja, dan mencicipi kue lapis legit yang ditawari oleh kakak saya, saya makan potongan kecil, secukupnya saja.

Malam harinya saya makan menu yang hampir sama seperti sarapan, hanya nasinya jadi nasi putih (berhubung nasi merahnya habis) dan sayurnya buncis dan kukusan labu kecil.

Jadi, kita bisa memanfaatkan sisa makanan kemarin untuk kita olah kembali, asalkan jangan menghangatkan makanan sering-sering, setidaknya makanan cukup sekali saja dihangatkan. Ayo berpikir pintar😉.
~Salam Sehat~

Makan Sehat Tidak Selalu Mahal – Hari 10

Hari ini saya lakukan olahraga dengan berjalan kaki sekitar 2,6 km. Saya sudah menetapkan untuk berolahraga minimal 5x dalam seminggu, dengan setiap kali olahraganya dalam durasi setengah jam-an. Yang saya tahu, olahraga tidak perlu berlebihan atau berjam-jam kita habiskan di pusat kebugaran, cukup dengan setidaknya setengah jam setiap hari itu sudah membuat tubuh kita bugar dan sehat. Tentu saja dengan makan makanan yang sehat. Akan menjadi percuma jika kita rajib berolahraga, tapi pola makan tidak diatur dengan baik.

Setelah berolahraga, saya sarapan dengan makanan yang telah saya masak sebelumnya. Menu pertama adalah ikan tuna suwir (saya ambil contoh resep dari buku Panduan Mudah Eating Clean, karangan Inge Tumiwa) yang seharusnya ditambahkan daun ketumbar, tapi berhubung tidak ada di supermarket jadi saya makan tanpa daun ketumbar. Menu kedua saya membuat jamur eonoki yang saya tumis dengan bawang putih, telur orak-arik dan paprika.

Untuk snack, saya makan pisang kecil 1 potong dan setengah tomat karena setengahnya saya pakai untuk memasak tumis sayur caisim😊.

Menu makan siang saya adalah nasi merah, ikan tuna sisa pagi, dan sayut caisim yang ditumis dengan potongan kecil tahu goreng.

Menjelang sore, saya makan kembali 1 potong pisang dan saya konsumsi kembali urap singkong. Kalau dilihat makanan urap singkong sangatlah murah dan sehat, ditambah singkong adalah makanan anti kanker. Murah karena saya hanya mengeluarkan sembilan ribu rupiah untuk menbeli 1 kg singkong dan kelapa parut.

Makan malam saya kembali dengan nasi merah, tumis sayur caisim, dan sedikit ikan bawal yang digoreng.

Kesimpulan saya hari ini adalah bahwa makanan sehat tidaklah selalu mahal, contoh urap sayur. Melalui project eating clean ini kita diajak untuk berpikir pintar menyediakan menu yang sehat dan tidak harus selalu mahal.

~Salam Sehat~

Tetap Komit – Hari 9

Rencananya saya akan membuat jurnal harian ini selama 21 hari, dan ini belum separuh perjalanan. Kenapa 21 hari? Karena menurut penelitian, 21 hari adalah waktu manusia bisa membangun suatu kebiasaan yang baru. Yang diperlukan memang komitmen. Ada masa begitu inginnya makan makanan kesukaan yang bisa dimakan dahulu, seperti pizza, cake manis, bakso, dsb, tapi mengingat bahwa ini adalah investasi hidup, maka saya teruskan perjuangan saya.😁

Ok, hari ini seperti biasa minum air putih, selang satu jam lebih saya memutuskan sarapan dengan juice tomat dan nanas (tomatnya 1 saja dan sedikit potongan nanas untuk mengurasi rasa tomat). 

Snack saya pagi ini adalah urap singkong, sisa kemarin, dan di sela-sela saya selipi dengan memakan kacang rebus.

Makan siang saya cukup terlambat, kira-kira jam 2, mungkin karena terlalu banyak ngemil (urap singkong dan kacang rebus), dan menunya adalah nasi merah, kukusan sayur pakcoy dan buncis, serta bandeng presto (oleh-oleh Semarang) yang saya hangatkan dengan sedikit minyak kelapa.

Menjelang sore, saya makan buah jambu merah…yummy😁. Kemudian untuk makan malam, saya mengonsumsi menu yang sama dengan makan siang.

Jadi, sekalipun rasanya kita mengingini makanan favorit kita, yang ternyata tidak menyehatkan, tetaplah komit untuj makan makanan yang sehat, ini adalah investasi kita.

~Salam sehat~